bonsai murbei

Bonsai murbei merupakan salah satu bonsai yang paling mudah di tanam, paling mudah untuk tumbuh tetapi sulit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mengapa demikian, daun pohon murbei yang dibuat bonsai biasanya habis dimakan oleh ulat sutera. Ya......semua itu wajar sob....soalnya daun pohon murbei merupakan pakan utama para ulat sutera. Jika teman-teman membuat bonsai murbei, jangan heran sob...sebentar saja disaat daun murbei sudah mulai tumbuh maka akan banyak sekali ulat sutera yang tiba-tiba memakan habis daun murbei tersebut.

Gambaran umum bonsai murbei
Pohon Murbei berasal dari Cina dan bisa tumbuh baik pada daerah ketinggian lebih dari 100 m dpl, serta memerlukan banyak sinar matahari. Isilah murbei ada banyak kita kenal dengan berbagai nama murbain(jawa); kerta,kitau (sumatera) ; sangye (cina), maymon, dau tam (vietnam); morus leaf, morus fruit, mulberry leaf, mulberry bark ; mulberry twigs, white mulberry, mulberry (Inggris).

Murbei merupakan tanaman atau  tumbuhan yg sudah dibudidayakan dan menyukai daerah cukup basah seperti dilereng gunung,di lembah-lembah tetapi pada tanah dengan drainase baik, kadang ditemukan tumbuh liar.

Pohon tinggi sekitar 9 m , percabangan dan daun banyak, cabang muda berambut halus. Daunnya tunggal, letak berseling seling, bertangkai yang panjangnya 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5-20cm, lebar 1,5-12 cm dan warnanya hijau

Di Indonesia ada 100 lebih varietas murbei, tetapi dikenal ada 6 jenis yaitu :
-     Morus cathayana
-     Morus alba
-     Morus multicaulis
-     Morus nigra
-     Morus australis
-     Morus macruora

Dari keenam jenis tersebut, jenis yang dianjurkan ditanam karena keunggulannya, baik produktivitas maupun kualitas daunnya adalah Morus cathayana, Morus alba, Morus multicaulis, Morus kanva (dari India), SHA 4 X LUN 109 (Cina), Morus multicaulis (Cina`2) dan Morus alba (Calafat). Jenis-jenis tersebut sudah beradaptasi cukup baik dengan kondisi lingkungan di Indonesia.

a.   Bentuk Tanaman murbei
Tanaman murbei berbentuk semak/ perdu, tingginya dapat mencapai 5 – 6 meter, tetapi bila dibiarkan tumbuh dapat mencapai 20-25 meter.

b.   Batang murbei
Batang tanaman murbei warnanya bermacam-macam, tergantung speciesnya yaitu hijau, hijau kecoklatan dan hijau agak kelabu. Percabangannya banyak dengan arah dapat tegak, mendatar dan menggantung. Batang, cabang dan ranting tumbuh dari ketiak daun serta berbentuk bulat.

c.   Daun murbei
Tanaman murbei berdaun tunggal dan terletak pada cabang spiral. Tulang daun sebelah bawah tampak jelas. Bentuk dan ukuran daun bermacam-macam, tergantung jenis dan varietasnya, yaitu berbentuk oval, agak bulat, ada yang berlekuk dan tidak berlekuk. Tepi daun bergerigi dengan ujung daun meruncing atau membulat. Permukaan daun ada halus mengkilap, ada juga yang kasab dan agak kasab.

d.   Bunga dan Buah murbei
Bunga murbei berumah satu (monoecious) atau dua (dioecious). Bunga jantan dan betina masing-masing tersusun dalam untaian terpisah. Buah murbei merupakan buah majemuk yang berwarna hijau pada waktu muda, berwarna kuning kemerahan pada waktu agak tua dan merah sampai ungu kehitaman jika sudah tua.

e.   Akar
Tanaman murbei memiliki perakaran yang luas dan dalam. Tanaman yang berasal dari stek perakarannya mampu tumbuh ke bawah mirip dengan akar tunggang hingga mencapai ke dalaman 10 cm ± 15 cm dari permukaan tanah, sedangkan akar tanaman murbei yang berumur tua mampu menembus kedalaman lebih dari 300 cm.

bonsai pohon murbei


Teknik menanam Bonsai Murbei
a.   Lokasi Penanaman
Lokasi penanaman bonsai murbei harus memenuhi persyaratan tanah dan iklim yang cocok untuk tanaman murbei. Tanaman murbei dapat tumbuh di segala jenis tanah baik di dataran rendah dan dataran tinggi. Namun tetap perlu diperhatikan keadaan tanahnya agar tanaman murbei dapat tumbuh subur. Syarat tumbuh bagi tanaman murbei sebaiknya antara lain tempat 400-800 mdpl, curah hujan 2500 - 3000 mm per tahun, dan mendapat sinar matahari penuh. Prinsipnya bonsai murbei dapat tumbuh jika aerasi dan drainase tanah baik (tidak tergenang), solum minimum 50 cm, unsur hara tercukupi, ph tanah optimal 6.5 - 7 dan kelembaban udara cukup menunjang yaitu sekitar 65-85% dan suhu optimal 25 - 300C. Tetapi umumnya tanaman murbei dapat tumbuh baik dengan suhu minimum 130C dan maksimum 380C.

b.   Pengadaan bibit / persemaian.
Jenis murbei yang telah dikembangkan dan ditanam secara luas diIndonesia antara lain ; Morus alba, Morus nigra, Morus chatayana, Morus kanva, Morus multicaulis.  Pengadaan bibit murbei dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif. Namun pada umumnya pengembang biakan dilakukan secara vegetatif (stek) karena mudah, praktis dan dalam jumlah yang besar secara cepat.

Stek yang digunakan sebagai bibit adalah sebagai berikut :
-   Panjang stek sekitar 20-25 cm, diameter 1-2 cm dan mempunyai ruas 3-4      ruas (buku).
-   Stek diambil dari tanaman induk yang berumur lebih dari 1 tahun.
-   Batang / cabang untuk stek harus segar dan sehat (bebas hama dan penyakit)
-   Dipotong 45ยบ

Persemaian bibit murbei dapat dilakukan dengan cara :
-   Ditanam pada bedengan


Persemaian bonsai dengan polybag.
Polybag yang digunakan berukuran panjang 25-30 cm dan lebar 15 cm. Polybag diisi tanah yang sudah dicampur pupuk kandang secukupnya dan sedikit kapur. Agar drainase tanah baik makatiap polybag sebaiknya dilubangi bagian bawahnya. Setelah itu media tanam siap ditanami. Tiap 1 polybag ditanami 1 stek. Stek siap dipindah ke lapangan sesudah 3 bulan. Pemeliharaan persemaian yang utama adalah menjaga kelembaban dengan cara penyiraman setiap hari, pemupukan dengan pupuk NPK atau Urea (1 sdm /10 liter air untuk 1000 batang 4-5 hari sekali, untuk dibedengan 2 gr/tan) serta penyiangan gulma dan pemberantasan HPT dengan cara disemprot dengan insektisida

Penanaman bonsai murbei
Menanam bonsai murbei dengan Sistem lubang
-   Jarak tanam yang umum dipakai yaitu 1 x 0.5 m, 1 x 0.4 m dan 0.5 x 0.5 m
-   Lubang tanam ukuran 40 x 40 x 40 cm atau 50 x 50 x 50 cm.
-   Dasar lubang diberi pupuk kandang/kompos 2-3 kg/lubang (kalau perlu ditambahkan 7 gr kapur/lubang).

-   Saat penanaman polybag dirobek, bibit berupa puteran dimasukkan dalam lubang kemudian ditimbun dengan top soil dan ditekan.

0 komentar:

Post a Comment