This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Inspirasi bonsai mini

Sobat tentu mengetahui tentang bonsai, para penghobi bonsai berusaha menghadirkan miniatur pohon-pohon besar dan tua dalam bentuk yang lebih kecil. bahkan tinggi nya hanya berkisar antar 25 cm-100cm. Bonsai di letakkan dalam pot-pot dangkal sesuai dengan ukuran bonsai yang ditanam. Itu bonsai loh.......lantas bagaimana bonsai mini?  

Sesuai dengan namanya sob...tentu saja ukuran nya lebih kecil lagi dari ukuran bonsai biasanya. dan kali ini penulis akan menghadirkan beberapa kumpulan foto bonsai mini yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi para sobat semua yang ingin membuat bonsai mini. baca juga cara membuat bonsai mini dari bahan alam

bonsai mini1

bonsai mini2

bonsai mini3

bonsai mini4

bonsai mini5

bonsai mini6

bonsai mini7

bonsai mini8

bonsai mini9

bonsai mini10
Meskipun mini tapi jangan salah sob.....justru membuat mini itulah yang sulit. kita dituntut untuk setting se detil mungkin. Bahkan beberapa penghobi bonsai mini kelas dunia berusaha menghadirkan bonsai mini yang bisa berbuah. wah...wah....itu makin tambah sulit sob.

Bonsai Buah Jeruk

Siapa tak suka buah jeruk???warna nya yang kuning merekah dan juga kaya vitamin C tentu membuat buah ini menjadi buah primadona. Kita begitu sering melihat buah jeruk menjadi bahan utama dalam berbagai produk kecantikan, display makanan atau bahkan produk minuman berkelas mewah. Bahkan hampir di setiap rumah makan menjual buah ini dalam bentuk minuman jus. Namun apa jadinya bila pohon jeruk kita buat menjadi bonsai?.......dan bukan hanya sekadar menghadirkan karakter bonsai nya saja loh, tetapi juga bonsai ini berbuah. wah....wah.....pasti keren ya.....

bonsai buah jeruk
Seperti yang sobat liat dari gambar di atas, karakter bonsai nya kental sekali. Dari pakal batang nya besar, mengecil hingga ke atas. Bayangkan saja sob.....jika sobat biasanya melihat pohon jeruk ukuran nya bisa sampai 1-1,5 meter. ini hanya 25-35 cm saja, dan berbuah pula. keren ya......

Sebenarnya untuk membuat bonsai jeruk ini tidak begitu sulit. sobat hanya perlu menyiapkan bakalan pohon jeruk yang sudah cukup tua untuk dijadikan bonsai. Kesulitan yang paling besar adalah proses pemindahan bakalan bonsai pohon jeruk dari tanah ke pot bonsai. Jika pada proses tersebut kita tidak hati-hati, bisa saja akar pohon jeruk terganggu dan pada akhirnya mati. 

Setelah kondisi pohon jeruk bisa beradaptasi dan mulai tumbuh dengan baik, kesulitan berikutnya adalah mengkondisikan bonsai jeruk tersebut untuk bisa berbuah. Nah...ini yang paling sulit sob.....kita di tuntut untuk fokus dengan memberikan perawatan yang baik. Disatu sisi kita harus membuat media tanam subur tetapi disatu sisi kita harus mampu mengendalikan pertumbuhan ranting dan batang. yah.....tau sendiri lah.....kalo pake tanah subur, sudah pasti ranting, daun dan batang bonsai akan kembali normal ke ukuran semula. tapi.....justru di situ lah tantangan nya.

Bonsai Buah anggur

Bonsai buah dapat di definisikan sebagai bonsai yang bahan/bakalan nya dari jenis tumbuhan buah-buahan. Hanya saja dalam hal ini beberapa penghobi ada yang menafsirkan berbeda. ada yang mengartikan bonsai buah adalah bonsai yang bisa berbuah, jadi meskipun bakalan bonsainya dari buah-buahan, tetapi bila tidak berbuah maka tidak bisa disebut sebagai bonsai buah. tapi what ever lah......berbeda pandangan sah-sah saja. 

Seperti yang kita tahu, di indonesia para penghobi sangat akrab dengan bonsai bahan wuni sebagai bonsai buah. kita juga mengenal bonsai jambu klutuk, bonsai asem atau bahkan bonsai kawista. Tetapi ada satu nieh sob yang memang terbilang unik dan khas banget,Yaitu bonsai anggur.

bonsai buah anggur
Tumbuhan jenis buah anggur merupakan tumbuhan merambat yang terbilang sulit untuk di bonsai. Bahkan mungkin untuk bisa menampilkan full karakter bonsai nya sekaligus buah nya anggur, tentu tantangan tersendiri.

Sekilas tentang pohon anggur
Tumbuhan anggur termasuk dalam jenis tumbuhan merambat dan masuk dalam keluarga vitaceae. Khasiat buah anggur sangat baik untuk sistem metabolisme tubuh. hal ini dikarenakan buah anggur mengandung semacam polifenol yang berperan dalam metabolisme tubuh. awal nya tumbuhan ini di tanam di timur tengah 4000 SM. pada perkembangan selanjutnya buah anggur lebih banyak diolah untuk dijadikan minuman anggur. di masa-masa berikutnya berkat colombus yang membawa serta anggur di setiap perjalanan nya. akhirnya anggur di kenal secara luas di seluruh benua.

Berbeda dengan jenis tumbuhan lainnya, pohon anggur lebih suka dengan iklim panas serta intensitas sinar matahari yang tinggi. Karakter inilah yang kemudian membuat pohon anggur cocok dengan karakter bonsai. hanya saja memang kesulitan terbesar adalah karakter merambatnya saja. sehingga pemilihan bahan bonsai anggur terbaik ya...mau tidak mau...yang sudah berumur tua.

ada yang berani mencoba........

Cara merawat bonsai

Cara merawat bonsai sebenarnya mudah, tetapi bila tidak dilakukan secara teratur maka bonsai kesayangan kita menjadi tidak beraturan bentuknya. Apalagi bila ada ranting yang tumbuh di tempat yang tidak semestinya. wah....wah....malah bikin pusing. biasanya sih hal ini terjadi karena bonsai sudah terlalu lama terbengkalai. so.....disinilah penting nya perawatan bonsai yang konsisten dan teratur. Terutama di awal-awal fase pembentukan bahan bonsai, perawatan bonsai teratur harus benar-benar diperhatikan sob....terlebih lagi jika bahan bonsai tersebut termasuk bahan yang langka dan unik bentuknya.

cara merawat bonsai


Ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan dalam merawat bonsai kesayangan kita, yaitu
1. Pengembangan Konsep bentuk
2. Posisi peletakan pot
3. Kesuburan tanah
4. Penyiraman
5. Pemangkasan

Perawatan bonsai secara teratur
1. Pengembangan Konsep bentuk
Bentuk bonsai hendaknya sudah ditetapkan dari awal-awal penanaman nya. Hal ini kita lakukan agar proses pengembangan bentuk selanjutnya bisa kita lakukan sesuai dengan konsepnya. Konsep bentuk seperti cascade, bentuk gunung ataupun bentuk abstrak harus kita atur dari awal, karena bentuk-bentuk tersebut terbilang cukup sulit untuk diterapkan. tak salah bila para pe-bonsai tahan berjam-jam untuk memandangi bahan bonsai nya hanya untuk menetapkan bentuk nya akan jadi apa. Kadang ada yang sampai berhari-hari konsep bentuknya belum ketemu.....wkwkwkwkwkw....pusing mau dibentuk jadi apa. Terutama untuk konsep bentuk yang dirancang menyerupai hewan.....wah.....ini lebih sulit lagi sob.....kita harus menyesuaikan antara harapan dan kenyataan. hehehehe......kadang kala nieh ya sob....kita pengen bentuk bonsai model singa atau macan tetapi gak sesuai dengan bentuk bahan nya. apalagi kalo kenyataan jelas banget aslinya bahan kita bentuknya kayak ular meliuk- liuk gak jelas gitu.... di bilang ular.....kyk bukan ular....dibilang singa.....nti malah fitnah....(dalam hati bicara) ini kenapa gak mirip singa sih.....asem bener. hehehehehe.....

2. Posisi Peletakan Pot bonsai

Dalam perawatan bonsai hendaknya kita perhatikan juga posisi peletakan potnya sob........contoh nya ketika kita salah meletakkan di tempat panas. saat bonsai disiram, air siraman akan berubah menjadi panas bahkan bisa saja mendidih airnya, ini berakibat fatal, bisa-bisa bakalan bonsai malah mati. letakkan bonsai di tempat yang teduh, upayakan bahan bonsai letaknya bisa terkena sinar matahari pagi tetapi teduh disiang hari.

3. Kesuburan media tanam bonsai
Perawatan bonsai hendaknya juga memperhatikan kesuburan media tanam bonsai. Jangan lupa menambahkan sedikit pupuk organik atau sekadar memeriksa kondisi media tanam secara teratur. hal ini kita lakukan agar bonsai bisa tumbuh sesuai dengan konsep yang sudah kita tetapkan. terutama untuk bonsai buah dan bonsai mini yang rentan dan sangat bergantung pada media tanam..

4. Penyiraman
Penyiraman bonsai kita lakukan setiap hari secara teratur dengan kuantitas secukupnya. terlalu banyak juga gak bagus untuk bonsai nya, bisa-bisa akar bonsai menjadi busuk karena terendam air. Saat proses penyiraman perhatikan juga sirkulasi air siraman, jangan sampai air siraman hanya membasahi bagian permukaan tanah saja tetapi bagian dalam nya kering.  hal ini sering terjadi pada tanah merah sebagai media tanam.

5. Pemangkasan
Pemangkasan disini meliputi pemotongan ranting dan proses pruning daun. hal ini sangat erat kaitannya dengan poin nomor 1. yaitu pengembangan konsep bentuk. pangkas ranting sesuaikan dengan konsep nya, jangan sampai ke enakan motong, malah gundul bonsai nya. he...he...he...he....

semoga bermanfaat ya. jangan lupa beri komentar.


Cara memperbesar bonggol adenium dengan pasta gigi

Kembang adenium atau yang lazim disebut sebagai kamboja jepang memang termasuk salah satu tanaman hias yang unik. Bentuk bonggol serta warna-warni bunga adenium menjadi faktor utama keindahan tanaman ini. Ketika era tanaman hias sedang booming di indonesia, jenis adenium sempat menjadi primadona tanaman hias. Bahkan tanaman ini sempat di budidayakan secara besar-besaran oleh para pengusaha tanaman hias. Meskipun era trend nya sudah berkurang tetapi jenis tanaman ini masih bisa kita jumpai di halaman-halaman rumah.

adenium bonggol besar


Daya adaptasi serta keindahan adenium membuat tanaman ini bisa survive hingga hari ini. Terutama warna-warni bunga nya ketika mekar, rasanya sulit untuk menyingkirkan nya begitu saja. Nah, bagi sobat-sobat sekalian pecinta tanaman hias, ada sedikitp tips nieh untuk membuat adenium sobat agar terlihat semakin indah. Terutama pada bagian bonggolnya, dengan tampilan bonggol yang besar atau kepang akar yang eksotis tentu akan menambah keindahan adenium.

adenium akar besar

Cara memperbesar bonggol adenium
1. Siapkan bahan adenium yang sehat, biasanya ukuran diameter bonggol sudah memasuki 10 cm
2. Angkat lah bahan adenium dari potnya, lakukan dengan perlahan-lahan dengan hati-hati.
3. Potong bagian bonggol tepat di bagian terbesar
4. oleskan pasta gigi pada bagian bekas potongan tersebut dan diamkan selama 10 menit
5. Setelah itu beri obat perangsang akar atau torron F
6. Tanam kembali tanaman adenium sobat.

Agar hasilnya maksimal, sebisa mungkin untuk mengubah media tanam adenium. Yaitu tanah kompos yang dikombinasi dengan sekam padi sebagai media tanam. Dengan perawatan yang maksimal tentu adenium sobat akan terlihat semakin indah. Sobat juga bisa menggunakan pot-pot besar sedari dini agar ketika bonggol nya membesar, sobat tidak perlu pusing memindahkan ke pot yang besar. Jika sobat agak ragu dengan penggunaan pasta gigi, sobat juga bisa menggantinya dengan kapur sirih. Untuk sobat-sobat yang masih pemula atau masih agak ragu, sobat bisa eksperimen terlebih dahulu dengan adenium yang biasa. Setelah sobat paham dan yakin, barulah sobat terapkan cara tersebut ke adenium kesayangan sobat.


Terapi air laut dan pasir pantai untuk bakalan bonsai santigi

Salah satu jenis bonsai yang cukup populer adalah bakalan bonsai santigi. Jenis tanaman ini bisa kita jumpai si sekitar tepian pantai atau daratan yang menjorok ke arah laut. Keindahan batang serta gaya akar yang eksotis dari pohon santigi tak perlu diragukan lagi. Sehingga tak salah bila jenis ini cukup populer di kalangan para penghobi bonsai.

bonsai santigi
Bonsai santigi


Nama latin dari tanaman santigi adalah Phemphis adicula. Pohon santigi biasanya tumbuh disekitar tepian pantai, di atas bebatuan ataupun di daratan sekitar pantai yang menjorok ke arah laut. Para penghobi bonsai tentu tak asing dengan jenis bonsai yang satu ini. Karakter utama dari bonsai berjenis santigi adalah gaya batag, gaya akar serta kulit batang yang terlihat eksotis. Bahkan beberapa penghobi begitu menyukai jenis ini karena kesan tua yang dihadirkan oleh kulit batang nya. Meskipun baru di rawat 1 atau 2 tahun saja, bonsai jenis santigi terlihat sangat tua seolah sudah dirawat dalam jangka waktu yang lama. 

Berbeda dengan jenis bonsai lainnya, meskipun bakalan bonsai santigi mudah didapat tetapi sangat sulit untuk membuat nya. Tidak sedikit penghobi bonsai yang kadang kala bakalan bonsai nya tiba-tiba mati begitu saja. Bahkan untuk beberapa daerah bakalan bonsai santigi sangat terkenal sulit untuk dirawat. Tetapi bagi pecinta bonsai justru hal inilah yang membuat penasaran. Bagi sobat-sobat yang suka dengan tipe santigi, mungkin beberapa tips di bawah ini bisa membatu sobat.

Terapi air laut dan pasir pantai untuk bakalan bonsai santigi
1. Membantu santigi beradaptasi
Faktor terbesar yang menyebabkan gagalnya tumbuh si pohon santigi adalah proses adaptasi. Seperti yang kita tahu bahwa jenis santigi habitat aslinya adalah tepian pantai. Ketika bakalan santigi kita tanam di tanah daratan dengan proses siram air tawar, tentu saja si pohon santigi kaget. Nah disini nieh sob fungsi nya air laut dan pasir pantai. Jadi ketika kita hunting santigi, sebaiknya kita juga membawa serta pasir pantai dan air laut sekitar tempat tumbuhnya santigi tersebut. Hal ini kita lakukan untuk membantu si pohon santigi belajar adaptasi dengan lingkungan yang baru, sekaligus bertujuan agar si santigi tidak terlalu kaget. 

2. Proses tanam bakalan santigi
Ambilah air laut dan pasir pantai sekitar tempat santigi tumbuh. Secukup nya aja sob, gak usah banyak-banyak. Yang perlu kita perhatikan adalah kondisi pasir yang menempel di sekitar akar santigi, sebisa mungkin untuk tidak membuang nya. Letakan bakalan bonsai pada lokasi yang sudah disiapkan, kemudian taburi pasir pantai yang sudah kita ambil sebelumya. Baru setelah itu kita tutup dengan tanah daratan. Perhatikan juga lokasi tanam, sebisa mungkin santigi di tanam di tempat yang teduh. Hal ini kita lakukan untuk menghindari terpaan sinar matahari yang terlalu menyengat. Untuk beberapa hari sebisa mungkin si santigi di siram dengan air laut. Terutama pada bagian batang dan sekitar akarnya. Setelah bakalan bonsai santigi sudah keluar tunas tumbuhnya, barulah proses penyiraman kita selingi dengan air tawar. Hal ini kita lakukan agar si santigi beradaptasi dengan air tawar. 

3. Proses tumbuh
Setelah santigi tumbuh dengan baik, teruslah lakukan perawatan tersebut sampai si pohon santigi benar-benar bisa beradaptasi dengan air tawar. Setelah bakalan bonsai santigi benar-benar kuat, barulah bakalan tersebut kita pindahkan ke pot bonsai. Jangan lupa untuk tetap meng oplos tanah dengan pasir pantai. Beberapa penghobi bahkan ada yang memberi alas pasir pantai di bawah pot nya. jadi meskipun santigi sudah dipindahkan ke dalam pot, si akar yang santigi yang tembus ke lubang pembuangan air dibawah pot tetap bisa berhubungan dengan pasir pantai. Mungkin hal ini untuk berjaga-jaga saja. 

4. Rancangan bentuk
Jauh berbeda dengan bakalan jenis bonsai lainnya yang bisa kita bentuk sesuka hati. jenis santigi biasanya bentuknya langsung jadi dari awal. Terutama bentuk batang dan akar nya, soalnya sob...kayu nya keras banget. Meskipun besarnya mungkin hanya sebesar lidi. tapi keras nya minta ampun. So......tetapkan dari awal bentuk yang kita inginkan sebelum kita menanam nya.

semoga bermanfaat ya