Nilai lebih dari hobi bonsai

Dari sekian banyak aneka jenis hobi yang saya geluti, bisa di bilang saya menomor satu kan bonsai sebagai hobi. Ada begitu banyak alasan mengapa saya memilih bonsai sebagai hobi utama. Sebagai kalangan kelas menengah kebawah tentu saya memprioritaskan faktor ekonomi. Menggeluti hobi bonsai yang saya butuhkan hanyalah alat-alat tanam dan perlengkapan berkebun. Itupun kadangkala tidak semuanya saya beli sendiri, kadang kala hanya modal pinjam saja dengan teman sesama penghobi. he..he..he..he...he......lumayan ngirit sob...

Berikut ini beberapa alasan mengapa hobi bonsai menjadi nomor satu bagi saya.
1. Media berolah raga
Saya pribadi tidak terlalu suka dengan jenis olahraga yang terlalu berat. Dengan hunting, merawat bonsai atau hanya sekedar menata ranting-ranting bonsai ternyata tubuh kita tanpa disadari sudah melakukan olah raga. Tanpa terasa tubuh mengeluarkan keringat, mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh.

2. Eksplorasi seni dan pengembangan kreatifitas
Menata ranting-ranting dan modifikasi bentuk batang bonsai ternyata bisa mengeksplorasi cita rasa seni yang kita miliki. Saat berbonsai ria kita bebas menggali hasrat seni dan kreatifitas yang kita miliki. Terlebih untuk bahan bakalan bonsai, ada saja ide-ide baru yang bermunculan untuk mengembangkan bahan yang baru saja di dapat. Kadang kala saya tidak begitu peduli dengan gaya standar bonsai, pokoknya saya modif se unik mungkin kemudian jadi deh.....jadi bisa dibilang hasil akhirnya memang murni sentuhan tangan sendiri. So..semua nya pure kita yang pegang kendali. Berbeda dengan hobi lainnya dimana sentuhan kita hanya polesan. Disaat hasil akhirnya tidak sesuai harapan, ya...jadi penasaran deh. Sebut saja hobi ayam bangkok, ikan hias ataupun burung kicau. Yang kita lakukan hanyalah polesan, itupun bergantung dengan faktor genetika dan keberuntungan. Gen nya bagus ditambah hoki dapet barang murah,....baru deh.....kita merasa puas. Kadang kala ya penasaran malah jadi puyeng sendiri. hobi itu kan bikin hati senang, kalo bikin puyeng buat apa toh.....

3. Memiliki nilai filosofis yang tinggi
Bagi penghobi bonsai, seluruh perawatan dan modifikasi bonsai memiliki nilai filosofis sendiri. hal ini dikarenakan hobi bonsai mengedepankan proses ketimbang hasil akhir. Kita di tuntut untuk belajar sabar dan bersikap hati-hati. Kesalahan-kesalahan dalam menata bonsai bagi seorang penghobi selalu jadi media belajar. Sebut saja proses menekuk batang bonsai. Jika kita lakukan secara tiba-tiba, sudah pasti batang tersebut akan patah. hal ini identik dengan pendekatan persuasif. Pelan tanpa terasa tetapi mendominasi. Belum lagi hal-hal yang lainnya. Pokoknya banyak banget deh..yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran.


4. Ikut serta go green
Seperti yang kita tahu bahwa pemanasan global benar-benar menjadi masalah yang serius. Dengan berbonsai ria, tanpa terasa kita telah ikut serta untuk mengurangi pemanasan global. terutama asap kendaraan bermotor yang semakin menjadi-jadi. yah,,,,minimal dengan berbonsai, secara tidak langsung kita sudah menciptakan lingkungan yang sehat bagi keluarga kita sendiri di rumah.

5. Hemat biaya 
Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa bagi kita-kita kelas menengah kebawah tentu lebih memprioritaskan faktor ekonomi. Tetapi meskipun begitu, bukan berarti ini hobi rendahan loh....bonsai-bonsai lokal bahkan mampu menembus skala internasional dengan harga yang fantastis. Bahkan tidak sedikit karya-karya penghobi bonsai lokal mewarnai taman-taman indah ibukota.

6. Hobi yang sehat
Saya berani bilang bahwa hobi bonsai merupakan hobi yang sehat. Hal ini dikarenakan hobi ini tidak berkutat pada gaya adu gengsi atau gaya kompetisi yang menuntut penghobi nya untuk pusing tujuh keliling. Titik tekan hobi bonsai lebih kepada eksplorasi kreatifitas yang hasil akhirnya bukan untuk kompetisi tetapi dipamerkan dalam suatu galeri. mungkin lebih mirip seperti seni lukis. meskipun sama-sama menggunakan kuas dan kanvas tetapi hasilnya tetap saja berbeda. begitu juga dengan bonsai meskipun kita menggunakan bahan atau peralatan yang sama, hasil akhirnya tak mungkin sama.

itulah beberapa alasan saya menyukai bonsai. bagaimana dengan anda?

0 komentar:

Post a Comment